anggi.rustini10's blog

mencari dan memberi yang terbaik

Cerita Inspirasi

September16

Nama   : Anggi Rustini

NRP    : G24100058

Laskar : 15 (Moh.Hatta)

(Cerita dari pengalaman sendiri)

Ini adalah pengalaman yang saya alami ketika masih duduk di bangku SMA kelas 11.Pengalaman ini akhirnya membuahkan suatu kepuasan  dan kebanggaan bagi diri pribadi.Karena dalam perjalanannya cukup banyak hambatan yang dialami.Kali ini saya akan menuliskan pengalaman saya dengan harapan dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk lebih semangat serta tidak mudah menyerah karena sesuatu yang indah tidak bisa didapatkan tanpa sebuah pengorbanan.

Kisah ini berawal dari sebuah tugas yang diberikan oleh guru bahasa Indonesia.Tugasnya yaitu membuat sebuah novel untuk memenuhi tuntutan mata pelajaran bahasa Indonesia.Ini membuat saya terkejut karena sebelumnya saya tidak pernah membuat novel.Dan saya merasa tidak akan mampu untuk menyelesaikan tugas itu karena pada dasarnya saya tidak punya bakat di bidang sastra apalagi membuat sebuah kisah fiktif yang lebih dari 100 halaman.Namun karena itu adalah tugas yang wajib dikumpulkan,maka saya harus memaksakan diri mengerjakan tugas itu.Seperti yang guru saya katakan bahwa awalnya terpaksa,maka nanti jadi terbiasa.Hal inilah yang sejak saat itu ditanamkan dalam pikiran saya.

Minggu-minggu awal saya memikirkan judul novel yang akan dibuat,dan alur cerita yang akan saya gunakan,lalu membuat sinopsis untuk saya kembangkan menjadi sebuah cerita yang panjang.Setelah menyelesaikan sinopsisnya,saya mencoba untuk mengembangkan ceritanya.Kata demi kata,kalimat demi kalimat.Hingga saya menyelesaikan beberapa halaman.Tapi kemudian saya merasa tidak ada lagi ide untuk melanjutkan ceritanya.Sementara itu,teman-teman saya sudah mengerjakan sampai puluhan halaman.Saat itu saya merasa gelisah.Saya langsung memutuskan untuk mencari judul baru dan membuat novel lagi dari awal.Saya memulai lagi dengan menentukan judul,alur cerita,lalu membuat sinopsisnya.Dengan tujuan,agar ceritanya lebih terarah.Saya mengembangkan lagi ceritanya hingga memperoleh beberapa halaman.Tapi dalam pengetikan novel saya yang baru,tiba-tiba komputer saya rusak tidak bisa dinyalakan.Ini membuat saya stres.Saya bingung bagaimana saya bisa mengetik novel ini jika komputer saya   rusak.Tapi saya tidak begitu saja menyerah.Lalu saya diingatkan oleh ibu saya bahwa saudara saja juga mempunyai komputer dan saya bisa meminjamnya untuk mengetik novel.Sementara komputer saya diperbaiki,terpaksa saya menulis terlebih dahulu ceritanya di buku lalu saya ketik.Karena saya tidak bisa seenaknya menggunakan komputer saudara saya.Sejak saat itu,setiap hari saya pergi ke rumah saudara saya untuk mengetik novel.Dari siang sampai sore dan terkadang dari sore sampai malam.Dan jika ada waktu,saya mengetiknya di lab komputer sekolah ataupun di warnet.Saat itu saya merasa sangat lelah karena harus bolak-balik ke rumah saudara saya ataupun ke warnet.Dan tidak hanya waktu saja yang tersita,tapi juga pikiran dan  biaya.Yang saya pikirkan saat itu adalah saya ingin cepat-cepat menyelesaikan novel ini dengan baik dan berharap setelah selesai nanti saya akan merasa lega,puas dan bangga karena mampu membuat sebuah novel.Sehingga saya terpacu untuk lebih semangat menyelesaikan novel dengan baik.Dan setelah beberapa hari berlalu,akhirnya novel selesai diketik.Sayapun merasa sedikit lega.Tapi tidak berakhir sampai disitu,novel yang saya ketik harus dicetak.Lalu saya barsama satu teman saya pergi ke percetakan.Dan dipercetakan,data novel yang sudah saya setting,harus datur kembali karena tidak sesuai menurut percetakannya.Karena di percetakan terebut juga banyak novel siswa yang harus dicetak,sehingga novel saya baru bisa selesai tiga hari kemudian.Tiga hari itu saya merasa cemas.Saya takut novel saya belum selesai hari itu.sementara, batas akhir pengumpulan tugas adalah tiga hari lagi.Alhamdullilah novel saya selesai tepat waktu. Dan hari itu juga saya langsung mengumpulkannya karena hari itu adalah batas akhir pengumpulan.

Alhamdulillah setelah melalui beberapa hambatan,akhirnya saya bisa menyelesaikan tugas tersebut.Itu adalah sebuah kebanggaan bagi saya karena ternyata saya mampu untuk menyelesaikan sebuah novel.Saya juga puas dengan novel pertama yang saya buat.

(Cerita dari pengalaman orang lain)

Ini adalah kisah yang menginspirasi saya. Sebuah kisah nyata yang dialami oleh paman saya. Dan kali ini saya menuliskannya dengan harapan dapat menjadi inspirasi bagi kalian yang membacanya.Berikut kisahnya…

Berawal dari sepasang suami istri yang hidup sederhana di sebuah desa. Mereka adalah kakek dan nenek saya. Mereka bekerja sebagai petani dan penjual rokok keliling. Mereka hidup sangat sederhana karena memiliki lima orang anak yang perlu dibiayai. Anak terakhir mereka adalah paman saya yang merupakan anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga. Baliau cukup beruntung dari kakak-kakaknya yang hanya mengenyam pendidikan sampai SD dan ada juga yang SMP. Beliau disekolahkan sampai SMK dengan harapan akan menjadi tumpuan hidup di masa depan. Selama itu,kakek dan nenek saya berjuang membiayai sekolah anak-anaknya. Setamat SMK,paman saya berkeinginan untuk bekerja. Bersama beberapa temannya,paman saya pergi ke departemen ketenagakerjaan yang terletak di kota Bandung untuk mencari informasi seputar lowongan kerja di dalam maupun luar negeri. Disana,beliau menemukan lowongan pekerjaan di sebuah pabrik yang bertempat di kota Osaka Jepang. Kebetulan paman saya adalah lulusan dari sekolah menegah kejuruan,maka beliau berinisiatif untuk memasukkan lamaran pekerjaan ke pabrik tersebut. Namun ada beberapa tahap seleksi yang harus dilalui. Berkat kegigihan dan tentunya doa dari orang tua,paman saya lolos dari seleksi tersebut. Beliau kemudian menjalani pelatihan dasar dan bahasa Jepang selama  6 bulan. Setelah menjalani pelatihan,beliau segera diberangkatkan ke Jepang. Paman saya bekerja dengan sistem kontrak yaitu selama dua tahun. Alhamdulillah,beliau bisa meningkatkan taraf hidup keluarga yang tadinya kakek dan nenek saya bertani dengan menggarap sawah milik orang lain,sekarang telah memiliki beberapa petak sawah dan ladang. Dan ini berkat keberanian dan kegigihan beliau dalam dalam menjalani pekerjaannya.

Demikianlah sekilas cerita yang telah menginspirasi saya.Dan segala sesuatu tidak akan datang dengan sendirinya,melainkan harus diperjuangkan terlebih dahulu untuk mendapatkannya.Maka teruslah mencari inspirasi agar hidup lebih bersemangat.

posted under Academic | No Comments »

Ikut pelatihan TI,,

July29

Ikut pelatihan TI,pengetahuan jadi bertambah,,,walaupun agak-agak pusing,,,tp inilah yang namanya belajar,,,,hahaha,,,

posted under Uncategorized | No Comments »